Making Traditional Toys With James Pakuan School - James Education Center

 

Making Traditional Toys With James Pakuan School

Making Traditional Toys With James Pakuan School adalah tajuk untuk kegiatan yang merupakan sebagian dari kegiatan pengajaran James Pakuan School di bulan Maret 2019 mengenai mainan. Tidak bermaksud untuk mundur ke belakang di tengah gempuran derasnya permainan modern saat ini, kami ingin memperkenalkan bahwa ada mainan tradisional Indonesia kepada murid-murid James Pakuan School.

Seperti biasa, sebelum acara dimulai, ma’am Febri, ma’am Shella, ma’am Riska dan ma’am Anne mengajak anak-anak untuk ber “Circle Time”. Ajang sosialisasi murid-murid lewat gerak dan lagu yang dilakukan bersamaan dengan suasana hati yang riang gembira.

Foto selengkapnya bisa dlihat melalui tautan ini: http://bit.ly/JPS-MakingTraditionalToys

Beberapa Mainan Tradisional

Acara dibuka oleh ma’am Febri dengan memperkenalkan beberapa permainan tradisional Indonesia. Beberapa di antaranya adalah senapan yang terbuat dari batang daun pisang, tali skiping yang terbuat dari karet gelang, layang-layang. Ma’am Febri menjelaskan bahwa dengan kreatifitas, anak-anak bisa membuat mainannya sendiri menyerupai mainan modern saat ini, seperti senapan yang terbuat dari batang daun pisang dan tali skipping terbuat dari karet gelang yang dijalin sedemikian rupa.

Foto selengkapnya bisa dlihat melalui tautan ini: http://bit.ly/JPS-MakingTraditionalToys

Di antara anak-anak yang duduk mendengarkan ada beberapa anak yang mengenali tali skipping terbuat dari karet. Di tengah gempuran derasnya permainan dan gadget modern saat ini yang sudah menjadi bagian keseharian anak-anak, masih ada yang tau bentuk mainan tradisional. Tidak ada salahnya mengetahui hal-hal seperti itu, karena semuanya itu menambah wawasan si anak sendiri. Tentunya peran orang tua sangatlah penting untuk bertumbuh kembangnya sang anak.

Demo Pembuatan Kincir Angin

Pada acara ini, James Pakuan School mengundang bpk. Ibrahim selaku pembuat mainan anak tradisional yang masih ada saat ini, yaitu kincir angin. Mainan tradisional anak-anak yang masih mencoba bertahan dan ada hingga saat ini.

Ma’am Febri menjelaskan mainan kincir angin tersebut kepada anak-anak. Selain itu ma’am Febri juga memberitahu kepada anak-anak bahwa mereka akan mendapatkan sebuah tabung berisikan cairan untuk membuat “bubbles”.

Untuk anak-anak usia toddler, playgroup dan kindergarten, sulit bagi mereka untuk mengikuti membuat mainan seperti yang biasa dibuat oleh bpk. Ibrahim. Biarlah ini menjadi pengalaman, menambah wawasan mereka akan mainan tradisional.

Foto selengkapnya bisa dlihat melalui tautan ini: http://bit.ly/JPS-MakingTraditionalToys

Mewarnai Layang-Layang

Usai melihat demo pembuatan kincir angin, anak-anak melanjutkan kegiatan mewarnai layang-layang. Dengan berdiri di samping meja panjang yang sudah disiapkan, semua anak melukis di atas layang-layang sesuai dengan imajinasi mereka.

Foto selengkapnya bisa dlihat melalui tautan ini: http://bit.ly/JPS-MakingTraditionalToys

Untuk murid-murid toddler dan playgroup, acara Making Traditional Toys With James Pakuan School berakhir sampai di sini, jam sekolah mereka sudah berakhir dan orang tua / wali mereka sudah mulai berdatangan untuk menjemputnya. Masing-masing dari mereka pulang dengan membawa kincir angin, layang-layang yang sebelumnya mereka lukis, dan juga sebuah tabung “bubbles”.

Bubbles & Kite

Murid-murid Kindergarten melanjutkan kegiatan dengan bermain bubbles. Walau cuaca terasa cukup terik, mereka tetap terlihat gembira, meniup membuat gelembung-gelembung beterbangan, berlarian untuk menangkapnya.

Acara semakin lengkap, ketika ma’am Indri meminta tolong salah seorang staf untuk menerbangkan layang-layang. Semua kegiatan ini tidak hanya membuat senang murid-murid kindergarten, murid James Elementary School yang kebetulan memasuki jam istirahatpun terlihat sibuk berlarian mengejar bubles dan juga ikut bermain layang-layang.

Foto selengkapnya bisa dlihat melalui tautan ini: http://bit.ly/JPS-MakingTraditionalToys

Semua mainan, baik itu tradisional maupun modern, tetap bisa membuat anak-anak bergembira, karena memang di usia mereka adalah waktunya bertumbuh dengan belajar sambil bermain.

Sama seperti murid-murid toddler dan playgroup, murid-murid kindergarten James Pakuan School pun mendapatkan sebuah kincir angin, sebuah tabung bubbles dan layang-layang lengkap dengan benangnya untuk dibawa pulang. Walau terlihat penuh peluh, wajah mereka tetap memperlihatkan kegembiraan.

Videonya bisa dlihat melalui tautan ini: https://youtu.be/XbW-RqJVS1I

 

Sampai jumpa pada kegiatan yang akan datang…

 

Shares